Subhanallah….. Rasulullah Merindui Kita

Ketika berehat dan bersantai di malam minggu ini, kebiasaannya Indah akan mecari bahan bacaan sebagai merehatkan minda setelah penat mengulit diri dengan kesibukan di siang hari. Lantas mata memandang ke sekeliling lalu terlihat suratkhabar I Luv Islam yang diterbitkan oleh Kumpulan Karangkraf Sdn Bhd edisi 18. Tangan pantas mencapai dan membelek satu persatu muka surat bagi mencari rencana yang menarik perhatian.

Tiba-tiba pandanganku tertumpu kepada satu tulisan yang ringkas namun  sangat menyentuh hati. Rasa kerinduanku kepada Rasulullah SAW bagai menggunung tinggi munculnya. Allahu Akbar…  Indah dapat merasai kepanasan airmata yang mulai mengenangi kedua-dua anak mata.  Apakah benar apa yang ku baca ini ? Hati Indah berbisik… Ya Allah, sesungguhnya Indah antara mereka yang sangat dirindui Rasulullah SAW.

Indah kongsikan keindahan rasa dan kebahagiaan yang dialami oleh Indah saat membaca tulisan tersebut (yang telah diubasuai ayat agar menjadi lebih ringkas tetapi masih dalam konteks isinya).

***************************************************************************************************

Pada suatu hari berlaku perbualan antara Nabi Muhammad SAW dengan Abu Bakar as-Siddiq dan didengari oleh ramai sahabat yang sedang berkumpul bersama.

Kata baginda SAW: “Wahai Abu Bakar, aku begitu rindu hendak bertemu dengan saudara-saudaraku (ikhwan).”
Lalu jawab Abu Bakar: “Wahai Rasulullah, bukankah kami ini teman-temanmu.”
Maka jawab Rasulullah dengan tegas: “Bukan! Kamu bukan teman-temanku. Kamu adalah sahabat-sahabatku.”

Para sahabat sangat hairan mendengar ucapan baginda. Mereka tertanya-tanya, apakah bezanya antara sahabat dan ikhwan ? Siapakah ikhwan yang sangat dirindui oleh Rasulullah SAW itu ?

Rasulullah SAW berkata: “Ikhwan (saudara-saudara)ku adalah mereka yang belum pernah melihatku sebagaimana kamu melihatku, tetapi mereka beriman denganku dan mencintaiku melebihi anak dan orang tua mereka.”
Lalu seorang dari sahabat bertanya: Ya Rasulullah, bukankah kami ini ikhwanmu ?
“Kamu semua adalah sahabat-sahabatku”,  jelas Rasulullah SAW.


****************************************************************************************************

Subhanallah… mana kan tidak mengalirnya air mata Indah saat membaca petikan di atas. Umat Islam yang hidup sesudah kewafatan baginda SAW ; iaitu KITA adalah umat yang dianggap saudara (ikhwan) oleh baginda SAW. KITA ADALAH KERINDUAN RASULULLAH SAW.  KITA … yang tidak pernah bertatap wajah, bersatu senyum, berjabat salam, bertutur mesra dan berbicara masalah dengan baginda SAW. Tetapi KITA… sangat dekat di hatinya. Dirindui olehnya.

Bagaimanakah keadaan kita kini ? APAKAH KITA JUGA MERINDUI BAGINDA SAW ?

Sungguh bahagia apabila mengetahui bahawa Rasulullah SAW sangat merindui kita semua. Indah tenggelam dalam linganan airmata yang tak tertahankan. Namun Indah malu sendirian kerana masih banyak sunnah baginda SAW yang belum terlaksana dengan baiknya. Dalam tangisan itu Indah  merintih sambil berbisik:

Aku merinduimu jua Ya Rasulullah.
Aku juga mencintaimu dari segenap relung hatiku yang terdalam.
Ya Allah, aku sangat merindui dan mencintai kekasihmu, MUHAMMAD BIN ABDULLAH SAW.


Nukilan INDAHKASIHKU: 2222 MALAM

TERIMA KASIH KERANA SUDI MEMBACA TULISANKU, MENGENALIKU DALAM CAHAYA SAMAR DAN AKU GEMBIRA MENJADI SAHABATMU.

44 thoughts on “Subhanallah….. Rasulullah Merindui Kita

    • Mudahan dapat manfaat bersama ya.
      Hehehe… iya semangat, tentu sekali. Akan dicoba untuk masa akan datang. tapi tidak yakin lagi dapat mengatasi target saudara. salut sekali lagi. Semangat juga walau baru dua bulan tapi artikelnya juga keren2.
      Salam dari Indahkasihku.

  1. Salam Ukh Indah -semoga selalu dalam kebaikan- amin

    Mari, kita capai bersama puncak tertinggi dari cinta di dunia ini, agar hari esok (akhirat), kita bertemu dengan yang kita cintai, Allâh -Tabaraka wa Ta’ala- dan Rasulullâh -Shallallahu Alaihi wa Sallam- Amin!

    • Tuan Aldy:
      Persoalan tuan cukup menggugat hati Indah.
      Subhanallah… tak tahu bagaimana mahu menjawab persaoalan itu kerana ia melibatkan keimanan dan ketaatan kita kepada Allah dan Rasul.
      Mudahan kita dalam kalangan hamba dan pengikut yang selalu mentaati perintah dan meninggalkan larangan.
      Terima kasih Tuan Aldy kerana mengingatkan.
      Salam keindahan dari Indah.

  2. subhanallah..sungguh tulisan yang mengingatkan kita betapa rosulullah sangat mencintai umatnya…namun kita sbg umatnya sering lalai dan jauh dari sunahnya…syukron postingannya Indah sangat bermanfaat…

    • Mudahan kita selalu menjadi umat yang mencintai Rasulullah saw, Ummi.
      Dengan kecintaan dan kerinduan itu, ketaatan kita semakin meningkat dan tetap pada jalanNya yang lurus. Amiin.
      Terima kasih Ummi.
      Salam kasih dari Indahkasihku.😀

    • Satu pertanyaan yang membuat kita harus menanya diri sendiri dan sejauh manakah kita merindui baginda SAW.
      Ahh.. Indah sungguh malu kalau banyak sunnah baginda yang belum Indah laksanakan.
      Thanks Afif atas soal yang menggugah itu.
      Salam indah dari Indah.

  3. Sebuah keinginan kita yang harus di patri dalam diri adalah ingin bertemu dengan Rasulullah. dan untuk bertemunya adalah bagaimana kita menjalani kehidupan sesuai dengan tuntunan Rasululah. Salam semangat dari kami Kawanlama95.

    • Kawanlama95..
      Menjalani kehidupan menurut sunnah Rasul SAW akan mendekatkan kita kepada baginda. Semoga kerinduan padanya akan mempertemukan kita dengan baginda dalam sebuah pertemuan agung yang membahagiakan di sana. Amiin.
      Terima kasih sudi berkunjung ke aman ilmu Indah.
      Salam kenal dari Indahkasihku.

  4. Kunjungan perdana….. dari MadinSite

    Kalau tidak salah, sayer penah baca bahwa saat akan menghembuskan nafas terakhir… Rasulullah (SAW) mengucapkan “ummaatii.. ummaatii… ummaatii” beliau sangat sayang ke atas umatnya… kalau kita nak meninggal pula apakah ada kita teringat akan saudara2 semuslim😀

    Salam kenal balik….

    • Aduuh… anehnya bagaimana saudara Kanvasmaya ?😀
      Bimbang kalau tulisan Indah boleh membuat orang merasa aneh. dalam hatinya.. hehehe. Harap keanehannya membawa kebaikan dan punya manfaat.
      Terima kasih dan salam dari Indah.

  5. Tulisannya sungguh mencerahkan. Saya akui, kecintaan kepada Rasullullah mungkin masih bisa dibilang minim. Memang setiap hari kita selalu melantunkan lafal2 shalawat kepada Rasullullah. Tapi bagaimana pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari. Saya pribadi masih banyak harus belajar untuk bisa mencontoh segala keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari saya. Mudah2an ini dimudahkan dan saya diberi tekad yang kuat pula. Amin.

  6. Terima kasih Ifan.
    Tulisan ifan juga cukup menarik dan menggugah. Tahniah lagi sekali atas hadiah2 yang diterima. Indah kagum dengan usaha dan ketekunan Ifan. semoga sukses ya.

    Dengan berselawat, kita mendapat banyak fadhilat kerana Allah dan para malaikat juga berselawat ke atas Rasulullah SAW. Hebatnya selawat ini bisa mengumpulkan kita bersama Rasulullah nanti. Malah dijawab terus oleh baginda saat kita berselawat atasnya. Alhamdulillah. sungguh menakjubkan kasih sayang Allah ke atas Kekasih-Nya, Muhammad.

    Amiin.. mudahan Ifan akan menemui banyak kebaikan dalam meneladani sunnah Nabi SAW dengan kekuatan iman dan tekad yang utuh. Salam indah dari Indahkasihku.

  7. Esensi cinta dari kehidupan sebenarnya menuju pada pemenuhan cinta yang tulus yang keluar dari lubuk hati yang paling dalam. terbingkai dalam niat dan tujuan hidup. Kehendak selalu menjadi bukti dari keistiqomahan manusia dalam memegang niat dan tujuannya. Yang mana keduanya merupakan dua rupa yang menyatu dalam kehendak merupakan ruang lingkup yang mencakup segala yang terang dalam niat dan tujuan hidup manusia.

    • Eyangresi… dengan keinginan yang tulus hasil panahan cinta yang tidak pernah padam kepada baginda SAW, mudahan kita semua diizinkan untuk menemui yang merindu agar kerinduan beliau juga terpenuh tatkala berkumpul bersama ikhwannya di akhirat nanti. Semoga kita semua dalam kalangan pengumpulan yang menuju kecintaan abadi kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.

      Salam kenal Eyangresi dan Indah senang kerana dikunjungi.

  8. Hai Geng,

    Ya Allah.. sampai begitu sekali seorang Rasullulah yang dipandang mulia dan tinggi oleh Allah s.w.t merindui seorang hamba seperti kita. Tetapi kita masih lupa akan tanggungjawab kita untuk mengingati dan mencintai rasul kita sendiri..

    Tq

    • Indah bersamaan…
      Silakan saudara guna alamat email untuk YM. Tapi mohon maaf kalau Indah tidak menjawab kerana jarang menggunakannya. Maaf juga, Indah tidak punya FB.

      Terima kasih sudi menanya. Indah senang dengan pertanyaan dan kunjungan. Semoga betah ke mari lagi.😀
      salam indah selalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s