Setitis, Setitis, Setitis… Air (1)

SELAMAT TAHUN BAHARU 2011 buat sahabat Indah sekalian. Apa khabar ? Indah ingin mengucapkan JUTAAN TERIMA KASIH kerana masih sudi singgah menyapa Indahkasihku’s Weblog walau telah begitu lama ditinggal kesepian atas kesibukan dunia offline sepanjang penghujung tahun 2010. Alhamdulillah, Indah kembali semula dengan harapan akan ada sinar harapan yang ceria di hadapan sana untuk Indah meniti kejayaan demi kejayaan yang masih belum dilunasi.


Untuk episod ini dan beberapa episod akan datang, Indah ingin berkongsi bersama sahabat berkaitan makhluk yang relevansi dengan bunyi   TAP… TAP… TAP. Episod pertama ini Indah akan menulis tentang kehebatan AIR dan TITISANNYA. Sungguh mengkagumkan. Tulisan ini merupakan koleksi dari majalah an-Nasihah tahun 1990.  Rugi kalau tidak dipaparkan kerana majalah ini tidak ada lagi di muka bumi disebabkan sudah ditamat penerbitannya.

TITIS-TITIS AIR itupun terus gugur menjamah ketulan batu pejal, meninggalkan bekas lekukan setitis… setitis… setitis… tap… tap… tap.

Terpana… terpukul dek hikmahnya sindiran Ilahi lalu menangislah Ibnu Hajar bersama keluhannya, “Wahai… kiranya hati manusia itu lebih keras lagi, jauh lebih keras dari batu-batu yang sepejal ini.”

Tepatlah dengan firman Allah SWT dalam surah al-Baqarah: 74,

“……. hati kamu juga menjadi keras seperti batu bahkan lebih keras lagi. Padahal ada di antara batu-batu itu yang terpancar dan mengalrkan sungai daripadanya. Ada pula yang pecah terbelah lalu keluar mata air daripadanya. Dan ada juga yang jatuh meluncur ke bawah kerana takut kepada Allah.”

Andainya batu yang demikian keras boleh dibentuk di bawah tujahan air yang lembut, mengapa tidak hati manusia ? Bukankah Allah SWT telah berfirman dalam surah Ali-‘Imran: 190,

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang, cukup menjadi bukti kebesaran kekuasaan Allah  bagi orang yang sihat dan sempurna akal fikiran.”

Sahabatku, SETITIS, SETITIS, SETITIS….. Renungilah, setiap titis-titis yang gugur biarpun hanya setitis; tiap satunya sarat dengan tamsilan. Kiranya seluruh nikmat dunia ini hanyalah satu titisan dari nikmat-nikmat Allah yang seluas lautan. Maka bayangkanlah sekerdil mana pula kita di hadapan Allah nanti ? Masya Allah. Mari kita fikir dan muhasabah diri kita.

“Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdziban?”

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

Nukilan INDAHKASIHKU: 15 JANUARI 2011 (SABTU) – 1.25 PETANG


TERIMA KASIH KERANA SUDI MEMBACA TULISANKU, MENGENALIKU DALAM CAHAYA SAMAR DAN AKU GEMBIRA MENJADI SAHABATMU.

52 thoughts on “Setitis, Setitis, Setitis… Air (1)

    • Waalaikum salaam Warahmatullahi Wabarakaatuh

      Alhamdulillah, atas kunjungan pertama saudara di posting pertama Indah di tahun 2011. Semoga kebaikan akan selalu mengiringi kita semua dalam mencari keredhaan Allah.

      Terima kasih atas apresiasinya. Insya Allah akan Indah berusaha untuk aktif kembali blogging. Sudah dikunjungi blog saudara. Blog yang banyak memberi pesan dan ingatan baik buat semua. Teruskan berbagi hikmah. tahniah.

      Salam keindahan selalu.

  1. saya akan menjelaskan..Kenapa minat makan nasi kucing ? ceritanya pada saat saya kuliah beberapa taon yg lalu tepatnya di kota suarabaya, pada saat itu keadaan saya sangat sulit sekali dan uang saku yg saya bawa sangat pas pasan…hmmm tiap hari harus makan seadanya asal perut terisi sambil mengikuti kuliah di fakultas Teknik, setiap saya makan cuma bisa beli nasi bungkus yg hanya sedikit sekali porsinya agar uang saku saya cukup…..yah seperti porsinya kucing…hehehe…. setelah sekarang saya bisa melakukan apa saja yg ingin saya lakukan saya ternyata gak bisa meninggalkan makan nasi bungkus yg seperti saya makan waktu dulu dan karena porsinya sedikit dan menunya seadanya maka di namakan nasi kucing……

    • Oh.. itu namanya nasi kucing. Indah tertarik membaca pengalaman MrPall semasa kuliah di atas. Satu pengalaman menarik dan Indah pasti semua orang pernah mengalami situasi demikian.

      Uniknya, Mrpall memberi nama kepada gaya makan sedemikian. Pasti selalu menjadi kenangan yang tidak dapat dilupakan. Terima kasih MrPall. Salam indah.

    • Salam kenal Mey Asiah. Indah senang dapat sahabat baru.
      Terima kasih kerana sudi singgah ke blog Indahkasihku yang baru aktif kembali. Didoakan Sausan selamat dan ceria kembali. Hanya doa dapat Indah kirimkan untuk keselamatannya. Salam dari Indah.

  2. Kekuasaan Allah SWT memang tidak terkira dan sungguh menakjubkan. Maka, Allah SWT menjadikan air sebagai salah satu tanda2 kebesaranNya di dunia ini agar manusia dapat mengambil iktibar dari air itu sendiri supaya tidak menjadi kufur nikmat.

    Tidak lupa, saya ucapkan juga Selamat Tahun Baru 2011. Semoga kerjaya di tahun ini boleh mencapai kegemilangan. Betul Betul Betul (dengan logat ala upin ipin🙂 )

    • Mudahan kita banyak mengambil iktibar dari setiap ciptaan Allah walau sekecil kumanpun, pasti ada hikmah pada penciptaannya.

      Terima kasih saudara Ifan atas apresiasinya. Insya Allah, tahun baru 2011 dapat menyaksikan Indah kembali aktif di persada blog. … iya semuanya diharap ada betul, kebetulan dan pembetulannya. 😀
      Salam indah.

    • Hati Indah juga demikiannya pada sekian waktu.
      Walau bagaimanapun, keras hati juga harus ada tempatnya, sesuai dengan kondisi yang dilalui. Namun melalui kelembutan hati, bisa menjinakkan hati yang keras.

      Mudahan Kelabang bisa menjinakkan hati yang keras melalui siraman zikrullah, teduhan solat dan kejernihan ayatul Qur’an. Salam dari Indahkasihku.

    • Alhamdulillah, mudahan mendapat manfaatnya. Muhasabah diri sangat penting untuk kita berubah dan meningkat jati diri.

      Terima kasih saudara Ahmad Muhaimin kerana sudi berkunjung ke blog Indah ini. Salam kenal kembali dari Indah.

  3. salam sahabat,
    rajukkah dirimu setelah lama mendiamkan diri..

    sunyinya blog tanpa teman di sana.. terima kasih kerana masih ingat pada sahahabt lagi.. dan lagi..

    Satu perumpamaan yang harus di teliti dalam-dalam..

    doa suri moga sahabat indah sihat walfiat selalu..

    • Hehehe… tidak merajuk Suri. Indah sibuk sangat di penghujung 2010 yang lalu. Maklumlah, bila masuk tahun 2011, pasti tugas di tahun 2010 harus diselesaikan agar tidak tertunda banyak di tahun 2011 ini.

      Alhamdulillah, Indah sihat. Doakan Indah untuk semangat menulis dan terus menulis. Terima kasih Suri masih ingat Indah. Pasti Indah juga demikian. Senang dapat sahabat seperti Suri. Salam keindahan selalu.

    • Masya Allah, mudahan kita tidak jadi lebih hina dari binatang. Kehinaan demikian ditimpa atas manusia kerana kebodohan manusia tidak menggunakan akal anugerah Tuhan untuk meletak dirinya sebagai makhluk hebat di muka bumi ini. Mudahan kita ambil iktibar dari segala ciptaan Allah.

      Terima kasih saudara. Satu ingatan yang baik buat semua.
      Salam kenal dai Indah.

  4. Assalamu’alaikum , senang bisa menyapa Indah kembali..sehat selalu kan Indah dan maaf baru bisa berkunjung, karena banyak yang harus saya dikerjakan.
    Tulisan yang mengingatkan kita betapa tidak terhingganya pemberian Allah untuk umatnya, tak pantas jk kita sombong dihadapanNya.
    Semoga hati kita tetap lembut dan tidak sekeras batu agar mudah menerima segala petunjuk dan nasihat.
    Salam rindu untuk Indah…ditunggu tulisan berikutnya..sukses buatmu.

    • Waalaikum salaam Umi. Alhamdulillah, Indah sihat saja. Indah gembira dapat sapaan Umi setelah lama tidak bersama di maya ini. Indah juga sibuk dan harap selepas ini dapat kembali aktif.

      Amiin, mudahan hati kita selalu disirami kebaikan dan kelembutan terutama kepada mereka yang lemah dan memerlukan bantuan.

      Terima kasih Umi, salam rindu juga dari Indah untuk Umi. Didoakan sihat juga. Fotonya sudah kelihatan wajah Umi yang jelas. Thanks ya. Senang dapat kenal.😀

  5. Seperti kata pepatah, setitis, setitis, setitis, lama-lama jadi bukit..🙂
    Kadang manusia hanya melihat nikmat Allah hanya dari satu sudut pandang saja, padahal nikmat Allah itu ada si segala aspek. Sedemikian durjana nya seorang manusia, masih dapat dipastikan dia mendapat nikmat Allah. Maka emang sepantasnya kita senantiasa bersyukur atas nikmat2 Allah.

    Tulisan yg menggugah, keep writing Indah!🙂

  6. Syukron katsir, indah. Tulisan ini membuatku malu, tentang betapa kerasa hati ini, yang sering tak lagi ada malu dan takut ketika berbuat dosa. Sedang batu yang keras pun terlempar karena takutnya pada Allah. Semoga segera mendapat rahmat-Nya, ya.
    Salam kenal dari lampung, Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s